Seratpena: Menggairahkan Taman Baca dengan Seni Sastra dan Aksara(feat Tanah Aksara)

10 April 2016

TAPagi ini kita mengetuk pintu Rumah Baca Ilmi

(Menggairahkan Taman Baca bersama Tanah Aksara, Seratpena dan Rumah Baca Ilmi)

Menggagas sebuah pertemanan positif, akhirnya kami berlima yaitu Nia (Rumah Baca Ilmi), Aya dan Avi (Tanah Aksara), Dy dan Rena(Seratpena) sepakat melakukan kegiatan “Menggairahkan Taman Baca”. Minimnya semangat membaca dan mengenal literasi pada anak-anak disebabkan karena kurangnya referensi dan penyedia pilihan. Kami berharap kegiatan gabungan ini dapat memberi materi tambahan, referensi bagi anak-anak untuk mengenal hal lain di sekitarnya.

Rumah Baca Ilmi, adalah sebuah taman baca di daerah cipendeuy. Sebuah desa yang berada diantara Bandung dan Purwakarta. Kurang lebih 1,5 jam dari pintu tol cikamuning atau pintu tol padalarang. RBI digagas oleh Nia Emilda yang merasa resah dengan referensi buku anak di desanya. Dengan buku-buku anak milik pribadi serta sumbangan dari teman-teman akhirnya RBI berdiri sebagai basecamp pengetahuan bagi anak-anak di cipendeuy.

TA2Tanah Aksara, merupakan gerakan pengenalan pada aksara-aksara nusantara. Teh Avi dan mbak Aya memulai gerakan ini dengan harapan agar anak-anak mengenal lebih banyak lagi aksara khususnya aksara yang berasal dari wilayah budayanya sendiri. Hal ini dapat mengarahkan anak-anak untuk cinta pada budayanya dan bangga pada apa yang dimilikinya. Melalui aksara nusantara, Tanah aksara ingin anak Indonesia lebih cerdas.

Seratpena, diawali dari perpustakaan humaniora kemudian mengarah pada pengenalan dan apresiasi seni, sastra. Kak rena dan Kak Dy mencoba melintas di dunia anak-anak agar anak-anak dapat mengenal seni, sastra dan mengapresiasinya. Dengan konsep Pandang, Dengar, Baca seratpena mengajak anak untuk jadi pribadi yang peduli dan apresiatif.

lagu10 April lalu, kami berkegiatan di desa Cipendeuy. Kegiatan sederhana yang diikuti kurang lebih 35 anak dan berdurasi 3jam. Kami buka acara dengan bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan doa. Sesi pertama diisi oleh Tanah Aksara dengan berbagai pembelajaran melalui bermain. Anak-anak yang terdiri dari beragam usia, antara TK sampai kelas 6 SD, sangat antusias. Rata-rata dari mereka tidak diajarkan aksara Sunda di sekolahnya, namun sebagian lain sudah mengerti.  Bermain bersama Tanah Aksara benar-benar menjadi sebuah keseriusan yang mengasyikan, memacu adrenalin, berpikir, bergerak namun tetap dalam keriangan. Pada sesi ini Tanah Aksara mengajak anak-anak untuk berkelompok, menjalin kerjasama dengan temannya, sekaligus bersaing dalam kreativitas. Penuh sportivitas. Kami berharap kegiatan Tanah Aksara melekat dalam ingatan anak-anak dan menumbuhkan mental-mental yang siap bersaing, sportif, cekatan dan cerdas.

Pada sesi kedua Seratpena mulai menggambar diatas kertas karton dengan diiringi musik. Seratpena ingin membawa misi pengenalan dan apresiasi seni, sastra. Mulai dari tepuk tangan dengan konstant, untuk menjaga emosi, tidak terburu-buru dan konsisten sampai akhir lagu. Kemudian anak-anak diajak untuk mengenali melodi, dan membangkitkan ingatan mereka tentang isi lagu tersebut. Menebak melodi dan lagu. Mendengarkan teman-teman yang bernyanyi dan bercerita, agar anak-anak terbiasa untuk mendengar dan memberi waktu orang lain serta mengapresiasinya. Seratpena juga sangat berharap bahwa anak-anak akan menirukan kegiatan ini kemudian, entah di rumah atau di Rumah Baca Ilmi. Menggambar bersama, bernyanyi dan membaca. Dengan Tagline Pandang Dengar Baca kami berharap adik-adik bisa lebih peka, peduli dan memiliki kasih sayang pada semesta. Cerita, dongeng, juga dipertunjukan berbarengan dengan lagu. Tiga hal ini diharapkan mampu masuk dan termemori pada ingatan anak-anak, sehingga anak-anak akan tumbuh penuh cinta kasih dan kreatif.

Sesi terakhir yaitu penutupan dengan menyanyikan lagu Indonesia Tanah Air Beta. Kami berharap dengan kegiatan gabungan ini memiliki dampak positif pada anak-anak, baik pada mental, cara berpikir dan kreatifitasnya. Semoga kami dapat melakukannya ditempat-tempat lain dan lebih banyak lagi tempat. Semoga kami mampu memberi referensi, tambahan pengetahuan, khususnya melengkapi pengalaman anak-anak.

Kenali semesta, Cintai semesta dan jangan lupa membaca. //dy//seratpena cipendeuy.jpg

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s