Gema Para Diva dan Juru Kawih Sunda dalam Persembahan Hariring Asih Dayang Sumbi

Oleh: Dika Dzikriawan

Seratpena_hariring Dayang Sumbi
Poster pertunjukan Dayang Sumbi

Selasa tanggal 1 Mei 2018 malam, para diva pop Sunda serta juru kawih Sunda menggemakan gedung pertunjukan Teater Tertutup Taman Budaya Provinsi Jawa Barat dalam pagelaran ‘Persembahan Hariring Asih Dayang Sumbi’ karya Endang Caturwati yang menampilkan Dewi Gita, Rika Rafika, Rita Tila, Didik Nini Thowok, Ida Rosida, Neneng Dinar, Dika Dzikriawan, Mayang Krismayanti, dan Rampak Sekar SMKI/SMKN 10 Bandung dengan Komposer Sofyan Triyana dan Whayan Christiana.

Endang Caturwati dikenal oleh masyarakat sebagai sosok yang berkiprah di dunia seni tari. Namun siapa sangka, disamping sebagai koreografer tari, Endang Caturwati ternyata juga terlibat dalam urusan cipta mencipta lagu. Dari mulai lagu anak-anak, Pop Indonesia, Kroncong, Pop Sunda, hingga Kawih Sunda telah dihasilkan sebanyak 43 karya lagu. 10 diantaranya disajikan dalam pagelaran tersebut.

Sebagai sajian pertama, Rita Tila tampil memukau membawakan lagu “Dayang Sumbi”. Dengan pembawaannya yang total, Rita Tila berhasil menangkap dan mengespresikan momen-momen pilihan moral Dayang Sumbi hingga membius para penonton yang ada di dalam gedung pertunjukan. Selanjutnya lagu “Alam Endah” dan “Cengcelengan” dibawakan oleh Rampak Sekar SMKI/SMKN 10 Bandung di bawah asuhan Ida Rosida, Iis Ida, dan Dede Risnandar yang dibawakan dengan begitu riang, hangat, ringan dan gembira.

Pada Babak selanjutnya, Dika Dzikriawan & Mayang Krismayanti tampil melantunkan lagu “Asih Munggaran”. Sebuah lagu tentang pengalaman cinta pertama yang menjadi momen paling memorable bagi keduanya, karena ternyata pada akhirnya cinta pertama tersebut tidak bermuara pada titik yang dikehendaki, melainkan cukup disimpan, ditutup dan dikunci di ruang kenangan.

Dengan motif-motif melodi yang apik, Dika & Mayang berhasil membawakannya dengan maksimal. Kemudian, Maestro kawih Ida Rosida dan Neneng Dinar turut tampil. Dua maestro kawih ini membawakan lagu “Wijaya Kusumah”. Aura para maestro muncul begitu Ida & Neneng melantunkan kawih dengan lepas dan penuh perasaan.

Seratpena_dewi gita
Dewi Gita

Selanjutnya adalah penampilan dari Rika Rafika dengan membawakan lagu yang berjudul “Neundeun Hate” dan “Cimata Ngumbara”. Dengan iringan ansamble angklung Rika Rafika tampil memukau. Disajian berikutnya adalah penampilan dari Dewi Gita sang diva yang terkenal dengan single perdananya yang berjudul “Jujur” (1990). Dan pada malam itu, ia melantunkan lagu “Kanyaah Indung Bapa” dan “Katineung”, sorak-sorai penontonpun riuh saat Dewi Gita memasuki panggung.

Dan yang menjadi sajian penutup adalah tampilan kolaborasi antara Rita Tila dengan Didik Nini Thowok. Tampilan Didik yang khas mengundang gelak tawa para penonton, suasana pun pecah. Di sesi ini Rita tila juga tidak hanya bernyanyi melantunkan lagu “Mojang Midang”, tetapi juga ia mempertunjukkan kebolehannya dengan menari bersama Didik Nini Thowok. Aksi ini pun menutup pagelaran ‘Persembahan Hariring Asih Dayang Sumbi’.

seratpena_Usai Pentas Hariring Asih Dayang Sumbi
Usai Pentas “Persembahan Hariring Asih Dayang Sumbi”
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s