Berkelana Bersama Mata

oleh : Bunga Dessri Senyum dan Tawa menggambarkan kebahagiaan dan antusias anak-anak dalam launching novel seri anak terbaru Okky Madasari di IFI Bandung, kemarin sore. Anak-anak semakin gembira ketika Malika dan Kokomang menyajikan dongeng yang interaktif. Tak mau kalah, para orang tua pun sangat semangat untuk berbincang dengan Okky pada sesi talkshow. Sejak awal debutnya…

Fanatisme : Krisis Mental Seniman Karawitan Sunda

Oleh: Bunga Dessri Nur Ghaliyah ‘Fanatik’ adalah kata yang sepertinya cocok untuk menggambarkan mental para seniman karawitan Sunda saat ini. Tentu tidak seluruhnya, tapi nyatanya daripada seniman yang terbuka dan inovatif, seniman fanatik dan seniman yang ‘ikut-ikutan’ fanatik jauh lebih mudah ditemukan. Mental tersebut terus dipupuk dan ditularkan dengan dalih mempertahankan dan melindungi seni tradisional….

Perihal Pengeras Suara dalam Pertunjukan Gamelan

oleh : Takhsinul Khuluq Dalam suatu diskusi pada perhelatan International Gamelan Festival (IGF) 2018 di Balai Soedjatmoko, Solo, 13 Agustus 2018, seorang audiens bule menanyakan tentang konsep estetika pengeras suara dalam suatu pertunjukan gamelan di Balai Kota Solo. Menurutnya, suara pengeras suara dalam pertunjukan tersebut terlalu nyaring, bahkan menjurus bising dan memekakkan telinga, sehingga dia…

Dilema Pemusik Tradisi Hari ini

Oleh Dy Murwaningrum Ada ketakterbendungan peradaban. Teknologi baru memaksa manusia beradaptasi pada cara hidup yang mempengaruhi selera. Tulisan lama ini merasa perlu saya angkat kembali, khususnya pada ruang-ruang yang terisi oleh seniman muda musik tradisi. Berangkat dari pengamatan di lingkup terdekat saya dan juga renungan. Pada sudut pandang dan derajat tertentu bisa saja realitas yang…

Seniman Sunda dan Perdamaian di Semenanjung Korea: Endang Sukandar (bagian dua-habis)

oleh Dikdik “venol” Pebriansyah Sebelum membaca tulisan ini, ada baiknya kita lihat kembali tulisan minggu lalu (silakan buka dari sini), mengenai mitos dan perdamaian di Semenanjung Korea. Berpijak pada legenda tua Korea, tahun 2012 kota Gyeongju mengadakan festival bertajuk ‘Gyeongju World Traditional Wind Instrument Festival’. Acara tersebut merupakan kegiatan dengan semangat membangun perdamaian antara negara-negara…

Pengelolaan Bunyi di Ruang Pertunjukan

Oleh Dy Murwaningrum Tulisan ini merupakan tulisan lawas saya yang pernah dimuat pada media online Qureta.com (di sini). Kendati pun begitu, nampaknya tulisan ini belum secara luas terbaca oleh kalangan yang terhubung langsung dengan dunia panggung. Berikut adalah kutipan artikel tersebut : ‘Gaung. Feedback beradu dengan alunan musik. Dan kopi masih hangat di sebuah kafe suatu…

Korea: Antara Mitos, Musik Perdamaian dan Kemelut Perang

68 tahun lamanya Korea Utara dan Korea Selatan dilanda suasana yang cukup menegangkan. Bagaimana tidak membuat cemas warga kedua negara dan warga dunia, karena saat itu sentimen antara dua negara seperti tidak akan ada ujungnya. Perang yang meletus tahun 1950 menyebabkan kurang lebih 2 juta hingga 4 juta orang tewas. Perang pernah berahkir tahun 1953,…

100 Tahun Musik Indonesia : Gegap Gempita Ditimpal Kesunyian Kreasi Baru

Oleh : Venny Tania Terkadang saya merasa muak dengan yang namanya tren. Khususnya tren musik, akhir-akhir ini terasa banal. Tidak ada lagi yang orisinil, semuanya kebanyakan hanya pengulangan dan peniruan yang sudah pernah ada, dibungkus sensasi. Katanya euforia meniru ini muncul akibat kemalasan berpikir dan merenungkan filosofi, alih-alih berkreasi dan menciptakan hal baru. Abad 20…

Keroncong dalam Tembang Sunda Cianjuran, Salahkah?

Oleh: Bunga Dessri Nur Ghaliyah Kemajuan teknologi seringkali menjadi kambing hitam atas mundurnya minat masyarakat terutama generasi muda, terhadap kesenian tradisional. Globalisasi sering dianggap sebagai ancaman, padahal tidak menutup kemungkinan bahwa salah satu ancaman yang nyata justru adalah para seniman dalam kesenian itu sendiri. Para seniman sepakat bahwa kesenian tradisi harus selalu dijaga untuk mempertahankan…

Abah Ropih dan Upaya Membangun Kehidupan Seni

Oleh: Bunga Dessri Nur Ghaliyah Jika berkunjung ke kota Bandung, kurang lengkap rasanya jika tidak menginjakkan kaki di Jalan Braga yang merupakan salah satu ikon atau cirikhas kota ini. Pada pertengahan tahun 1920-an, Jalan Braga merupakan pusat belanja elite Eropa, dan hingga saat ini, suasana tempo dulu masih melekat di sepanjang kawasan ini. Rasanya jalan…

Gema Para Diva dan Juru Kawih Sunda dalam Persembahan Hariring Asih Dayang Sumbi

Oleh: Dika Dzikriawan Selasa tanggal 1 Mei 2018 malam, para diva pop Sunda serta juru kawih Sunda menggemakan gedung pertunjukan Teater Tertutup Taman Budaya Provinsi Jawa Barat dalam pagelaran ‘Persembahan Hariring Asih Dayang Sumbi’ karya Endang Caturwati yang menampilkan Dewi Gita, Rika Rafika, Rita Tila, Didik Nini Thowok, Ida Rosida, Neneng Dinar, Dika Dzikriawan, Mayang…

Musik, Nafsu Makan dan Bisnis Restoran

Oleh Dikdik ‘Venol’ Pebriansah Menurut beberapa ahli gizi, sarapan adalah aktivitas yang tidak boleh ditinggalkan. Bagi orang dewasa maupun anak-anak, sarapan pagi dengan teratur sangat disarankan untuk melindungi tubuh dari penyakit, meningkatkan kemampuan otak, membantu menurunkan berat badan, memberi nutrisi yang dibutuhkan tubuh, mengembalikan metabolisme tubuh dan masih banyak lagi.