Soewarsih Djoyopuspito: Merdeka Melalui Bahasa

Oleh : Rena Asyari Tahun 1975, Soewarsih mendapat kabar Buiten het Gareel akan diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Tak terkira bahagianya ia. Bagaimana tidak? Karya yang 40 tahun lalu ditulisnya dalam bahasa Belanda kini akan dapat dibaca oleh anak-anak muda Indonesia. Soewarsih yang kala itu berusia 63 tahun mengingat dengan baik buah pikirnya yang bermaksud…

The Girl from The Coast – Pramoedya Ananta Toer

a book review Translator : Venny Tania Writer: Rena Asyari Her age was 14 and she hasn’t had her menstruation. “The Girl from The Coast”, people call her. On one gloomy morning, The Girl from The Coast was brought by her parents to the town, to be married off to a priyayi nobleman. The nobleman…

Masih Ada Gelap Diantara Nyala Terang Kartini

Oleh : Rena Asyari   Hampir saja buku berjudul Door Duisternis Tot Licht terjatuh dari tangannya. Turbulensi pesawat membuat Sinta berkali-kali menegakkan duduknya, ia harus sabar setidaknya lima jam lagi untuk mendarat di Bandara Amsterdam. Sinta kembali mengingat rentetan peristiwa yang menguras emosi. Ia tak pernah menduga ibunya menjadi salah satu dari sekian banyak TKW ilegal yang…

Pesan dari puncak tertinggi di Pulau Timor (Wabah dan Manusia)

Oleh : Devi Damayanti   Pulau Timor. Pulau berbentuk buaya ini, kini menjadi wilayah bagi dua negara. Cendana (sandalwood) dari Timor sudah dikenal sejak era perdagangan antar pulau di Nusantara dan sudah sejak dahulu menjadi bahan utama minyak, dupa, dan wewangian lainna. Nama Timor cukup familiar bagi kita karena Timor Timur pernah menjadi bagian dari…

Aminakine Papua (bagian 2)

oleh : Devi Damayanti Setelah tulisan sebelumnya mengulas sedikit tentang kondisi geografis pulau Papua, maka pada tulisan bagian kedua Aminakine Papua (Papua cantik dalam bahasa Awee) saya akan menuturkan beberapa hal menarik tentang pengalaman hidup di tengah masyarakat Awee dan Iwaro. Berikut adalah tujuh hal menarik yang dapat saya ceritakan : Tidak ada koteka di…

Aminakine Papua (bagian 1)

oleh : Devi Damayanti Apa yang pertama kali muncul dipikiran kita bila mendengar kata Papua? Saya yakin banyak yang akan menjawab “koteka!” Bila itu jawabannya, maka saya mengajak kita untuk mengenal Papua sebelah barat lebih dekat. Sebagai Pendamping Masyarakat yang pernah tinggal sebuah kampung di Sorong Selatan yang jauh dari ibukota kabupaten selama satu tahun…

Sundanese People – Ajip Rosidi

Translator : Venny Tania Writer: Rena Asyari   When we talk about Sunda culture, we can never separate it with Ajip Rosidi’s works. If Mochtar Lubis has written about The Indonesian Human Beings, then Ajip Rosidi writes about The Sundanese Human Beings. What are the characteristics of Sundanese Human Beings? What are their unique natures?…

Politics and Organology : A Story of Gamelan from Digul

Translator : Venny Tania Writer: Dyah Murwaningrum   Digul. A land of exiled people, that will never finish being talked. Some were collapse when they traversed to Digul Atas, some were lonely departed while missing their home.  But among those, some new culture has grown, as roots of culture and idea will never perish. This…

Jeihan : Sajak Filsafat – Bukuku Kubuku

Oleh : Devi Damayanti Beberapa waktu lalu Jeihan meninggal dunia namun karyanya tetap diingat orang. Sebagai seorang anak kelas 2 SMP di akhir dasawarsa 1990-an, saya membaca sajak Sutardji Calzoum Bachri yang ada dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia. Sajak Sutardji itu saya tidak ingat sama sekali. Di saat yang sama guru seni rupa bercerita tentang…

Para Raja dan Revolusi, Karya Linda Christanty: dalam Sebuah Resensi

 Penulis: Devi Damayanti Riwayat kerajaan-kerajaan lokal yang berkorban banyak dalam proses pembentukan negara merdeka Indonesia, namun ternyata mengalami proses perampasan tanah mereka oleh negara atas nama Land Reform hingga mereka kehilangan bukan hanya kedaulatan tetapi juga kepemilikan ini terjadi di banyak tempat seperti Cirebon, Bali, dan Bone Para Raja dan Revolusi – Esai-Esai tentang Dewi…

Dari Mana Buku-Buku Ini Datang? Cerita dari Women Writers Conference

Dyah Murwaningrum   Upaya mencari pengetahuan, sudah seharusnya membuat kita meruntuhkan dinding pembatas yang kaku, melenturkan pikiran-pikiran yang ekstrim. Tak ada bidang yang tak bersinggungan sama sekali, tak ada pertemuan yang tak berdampak. Dunia semakin tak berpembatas, antar negara, antar bidang, antar komunitas.   Selamat menikmati buku-buku baru teman-teman Seratpena! Yup, buku yang bukan hanya baru…

Lacak Jejak Suara Perempuan dalam Sastra – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 6)

Oleh Rena Asyari ….. Jacky”, Martilah njusup kana harigu Jack. “Jacky… […] ulah sieun njeseup kembang nu ragrag kana lahunan! […] Lungas-lengis Martilah njarita teh, panon hurung ku birahi nu teu kalaksanakeun kahajang..[…] “Jacky, kasukaan nu kudu diwudjudken ku urang teh! Keun kuring anu siga seuneu ngentab2 ngarerab djasmani andjeun! Urang suka! Urang Bungah! Hirup…