Hidup Nomaden

Munculnya ide perbincangan ringan ini karena ada teman kami yang kebetulan sudah terlalu sering berpindah kota, negara bahkan benua. Dia adalah Raisa Kamila. Ia lahir di Aceh, tinggal di Amerika, kemudian kembali ke Aceh hingga peristiwa tsunami. Dan selanjutnya ia betpindah negara dan kota untuk tujuan belajar. Jujur, kami penasaran tentang bagaimana ia harus beradaptasi…

Amanakine Papua (bagian 2)

oleh : Devi Damayanti Setelah tulisan sebelumnya mengulas sedikit tentang kondisi geografis pulau Papua, maka pada tulisan bagian kedua Aminakine Papua (Papua cantik dalam bahasa Awee) saya akan menuturkan beberapa hal menarik tentang pengalaman hidup di tengah masyarakat Awee dan Iwaro. Berikut adalah tujuh hal menarik yang dapat saya ceritakan : Tidak ada koteka di…

Amanakine Papua (bagian 1)

oleh : Devi Damayanti Apa yang pertama kali muncul dipikiran kita bila mendengar kata Papua? Saya yakin banyak yang akan menjawab “koteka!” Bila itu jawabannya, maka saya mengajak kita untuk mengenal Papua sebelah barat lebih dekat. Sebagai Pendamping Masyarakat yang pernah tinggal sebuah kampung di Sorong Selatan yang jauh dari ibukota kabupaten selama satu tahun…

Sundanese People – Ajip Rosidi

Translator : Venny Tania Writer: Rena Asyari   When we talk about Sunda culture, we can never separate it with Ajip Rosidi’s works. If Mochtar Lubis has written about The Indonesian Human Beings, then Ajip Rosidi writes about The Sundanese Human Beings. What are the characteristics of Sundanese Human Beings? What are their unique natures?…

Politics and Organology : A Story of Gamelan from Digul

Translator : Venny Tania Writer: Dyah Murwaningrum   Digul. A land of exiled people, that will never finish being talked. Some were collapse when they traversed to Digul Atas, some were lonely departed while missing their home.  But among those, some new culture has grown, as roots of culture and idea will never perish. This…

Jeihan : Sajak Filsafat – Bukuku Kubuku

Oleh : Devi Damayanti Beberapa waktu lalu Jeihan meninggal dunia namun karyanya tetap diingat orang. Sebagai seorang anak kelas 2 SMP di akhir dasawarsa 1990-an, saya membaca sajak Sutardji Calzoum Bachri yang ada dalam buku pelajaran Bahasa Indonesia. Sajak Sutardji itu saya tidak ingat sama sekali. Di saat yang sama guru seni rupa bercerita tentang…

Para Raja dan Revolusi, Karya Linda Christanty: dalam Sebuah Resensi

 Penulis: Devi Damayanti Riwayat kerajaan-kerajaan lokal yang berkorban banyak dalam proses pembentukan negara merdeka Indonesia, namun ternyata mengalami proses perampasan tanah mereka oleh negara atas nama Land Reform hingga mereka kehilangan bukan hanya kedaulatan tetapi juga kepemilikan ini terjadi di banyak tempat seperti Cirebon, Bali, dan Bone Para Raja dan Revolusi – Esai-Esai tentang Dewi…

Dari Mana Buku-Buku Ini Datang? Cerita dari Women Writers Conference

Dyah Murwaningrum   Upaya mencari pengetahuan, sudah seharusnya membuat kita meruntuhkan dinding pembatas yang kaku, melenturkan pikiran-pikiran yang ekstrim. Tak ada bidang yang tak bersinggungan sama sekali, tak ada pertemuan yang tak berdampak. Dunia semakin tak berpembatas, antar negara, antar bidang, antar komunitas.   Selamat menikmati buku-buku baru teman-teman Seratpena! Yup, buku yang bukan hanya baru…

Lacak Jejak Suara Perempuan dalam Sastra – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 6)

Oleh Rena Asyari ….. Jacky”, Martilah njusup kana harigu Jack. “Jacky… […] ulah sieun njeseup kembang nu ragrag kana lahunan! […] Lungas-lengis Martilah njarita teh, panon hurung ku birahi nu teu kalaksanakeun kahajang..[…] “Jacky, kasukaan nu kudu diwudjudken ku urang teh! Keun kuring anu siga seuneu ngentab2 ngarerab djasmani andjeun! Urang suka! Urang Bungah! Hirup…

Membaca Kritis Bersama Zen RS – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 4)

Oleh Rena Asyari Kipas angin yang menggantung di langit-langit kafe Abraham and Smith tak berhenti berputar sejak pukul 12.00 pada Jumat 6 September. Kafe tersebut sesak oleh pembaca. Denting gelas dan aroma kopi yang meruap memenuhi ruangan kafe menjadi semacam pengikat, orang-orang enggan berpindah. Puluhan orang yang menghadiri diskusi sebelumnya masih berkerumun, beberapa ambil bagian…

Sudahkah Kita Mengenal Tradisi? -Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 3)

Oleh Dika Dzikriawan Ketika tradisi kerap dianggap kuno dan mulai ditinggalkan oleh kaum milenial, ketika tradisi luput dari perbincangan dan diskusi, Bandung Readers Festival 2019 justru menghadirkan sesi khusus yang mengupas tradisi. Perhelatan pembaca yang menyasar milenial usia 17-40 tahun ini mengusung tema “Perubahan Cara Membaca Di Era Digital”. Era digital yang hari ini kita…