Membaca Kritis Bersama Zen RS – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 4)

Oleh Rena Asyari Kipas angin yang menggantung di langit-langit kafe Abraham and Smith tak berhenti berputar sejak pukul 12.00 pada Jumat 6 September. Kafe tersebut sesak oleh pembaca. Denting gelas dan aroma kopi yang meruap memenuhi ruangan kafe menjadi semacam pengikat, orang-orang enggan berpindah. Puluhan orang yang menghadiri diskusi sebelumnya masih berkerumun, beberapa ambil bagian…

Sudahkah Kita Mengenal Tradisi? -Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 3)

Oleh Dika Dzikriawan Ketika tradisi kerap dianggap kuno dan mulai ditinggalkan oleh kaum milenial, ketika tradisi luput dari perbincangan dan diskusi, Bandung Readers Festival 2019 justru menghadirkan sesi khusus yang mengupas tradisi. Perhelatan pembaca yang menyasar milenial usia 17-40 tahun ini mengusung tema “Perubahan Cara Membaca Di Era Digital”. Era digital yang hari ini kita…

Belajar Menginderai Suara Sendiri – Catatan dari Bandung Readers Festival (Bagian 1)

Oleh Venny Tania Di antara begitu banyak suara, kapan terakhir kali kita mendengarkan dengan seksama? Bukan sembarang bunyi atau kebisingan, melainkan suara asli kita sendiri. Berbekal rasa penasaran, saya memutuskan bergabung dengan pelatihan menulis bertema “Quote no More: Temukan dan Tuliskan Sendiri Suaramu”, bagian dari rangkaian acara Bandung Readers Festival, pada Rabu 4 September 2018….

Iblis Tak Pernah Mati

Oleh : Venny Tania Resensi buku karya Seno Gumira Ajidarma Iblis Tak Pernah Mati (karena Manusia Memeliharanya) Iblis, ia sering menjadi kambing hitam untuk berbagai kerusakan dalam kehidupan manusia. Namun manusialah yang melestarikan eksistensi iblis dalam peradabannya. Ketika era 90-an, kemiskinan, kesenjangan sosial, penangkapan, kegelisahan terepresi, demonstrasi, hingga kerusuhan mewarnai Jakarta. ‘Iblis Tak Pernah Mati’…

Cerita Seratpena Tentang Bincang Edukasi #43 – Bandung

oleh Dyah Murwaninrum 16 Maret 2019. Hari Sabtu yang dingin di Bandung tak membendung semangat kami (Seratpena) untuk bergegas menuju TK Santo Yusup di Jalan Jawa, Bandung. Udara lembab kali ini lebih hangat dan bahkan memanas dengan keceriaan BINED #43 yang kami ikuti. Acara ini diadakan berkala dan siapapun dapat menghadirinya, tanpa dipungut biaya. Kami…

N.H Dini: Sekilas Kisah

NH Dini adalah salah satu penulis perempuan yang selalu produktif hingga akhir hayatnya. Buat kamu yang belum kenal NH Dini, simak video ini dan segera cari karyanya.

Nh. Dini, Potret Perempuan Feminis Indonesia

oleh : Rena Asyari Di sore yang basah dan diantara langkah-langkah lebar kaki manusia yang berjalan tergesa-gesa, Nh. Dini duduk dengan anggunnya. Ia memakai baju serba putih, rambut tersisir rapi, dandanan yang sederhana, dengan kacamata menempel di matanya. Di dekatnya ada tongkat, seolah Ia tak mau jauh dari itu. Audiotorium IFI hari itu menjadi saksi…

Danarto : Dari Berhala ke Berhala

Penulis : Rena Asyari Danarto berpulang. Kepergiannya yang tiba-tiba akibat ditabrak oleh pengendara sepeda motor tentu saja sangat mengagetkan. Penulis yang kerap menulis tentang kematian ini ternyata tanpa diketahui banyak orang telah dengan rapat menuliskan kematian dirinya Sahabat dan karibnya tak habis mengerti mengapa Danarto memilih pergi dengan cara seperti itu? Apakah ia yang telah…

Aksi Agen Rahasia Indonesia Pada Masa Revolusi Kemerdekaan (Maut dan Cinta Karya Mochtar Lubis)

Oleh : Takhsinul Khuluq Cerita-cerita tentang perjuangan semasa Revolusi Kemerdekaan banyak dikisahkan melalui karya fiksi baik dalam bentuk novel maupun film. Novel “Maut dan Cinta”, karya Mochtar Lubis adalah salah satunya. Novel ini menampilkan aksi heroik seorang agen rahasia Indonesia. Kerja-kerja perjuangan yang penuh intrik dan bahaya dilalui dengan risiko nyawa dan kehilangan orang-orang tercinta.

Berbincang Dengan Pengelola Rumah Baca Buku Sunda: Mamat Sasmita

Sabtu, 7 April 2018. Kira-kira seminggu lalu, seratpena menambah pengetahuan dengan berkunjung ke rumah Iip D Yahya. Iip D Yahya yang lebih akrab disapa Kang Iip saat ini tengah sibuk atas peluncuran bukunya yang berjudul “NU Penjaga NKRI”. Dikarenakan rumah Kang Iip tidak terlalu jauh dari Rumah Baca Buku Sunda, maka kami melanjutkan perjalanan ke…