Titik Nol

oleh : Rena Asyari   Sejauh kakimu melangkah pergi, melintasi berbagai negara, mengunjungi banyak tempat bersejarah, kamu pasti tetap butuh pulang. Pulang kembali ke rumah, ke tempat di mana kamu di butuhkan. Inilah yang dirasakan Agustinus Wibowo. Penjelajahan yang dilakukannya di negeri-negeri nun jauh yang di sana, yang bahkan nama negaranya saja belum kita kenal…

80 TAHUN AJIP ROSIDI: SPIRIT YANG MEMBARA UNTUK TELADAN GENERASI MILENIA

Penulis: Dika Dzikriawan Proofreader: Dyah Murwaningrum Ajip Rosidi. Siapakah yang tidak mengenalnya?. Ya, Ajip Rosidi adalah salah satu sastrawan kondang Indonesia, penulis, budayawan, dosen, pendiri dan redaktur beberapa penerbit, pendiri serta ketua Yayasan Kebudayaan Rancagé. Lahir di Jatiwangi kabupaten Majalengka, Jawa Barat pada tanggal 31 januari 1938. Anak sulung dari Dayim Sutawiria (1917-1990) dan Hj….

Memulai Kesadaran Bunyi

Penulis: Dyah Murwaningrum “Ngobrolin Bunyi 1”, 19.00-20.30WIB, 22 November 2017 di Mr. Guan Books Café (Jl. Tampomas 22 Bandung)

“Oto Iskandar Di Nata The Untold Story”, Sebuah Ulasan Diskusi

Penulis: Dyah Murwaningrum 4 November 2017, Sebuah kesan dari perbincangan di Los Kopi Pasar Cihapit Bandung. Bandung, Cihapit memang selalu eksotis dari masa ke masa. Kopi Pasar Cihapit di sore hari, saat rolling door kios-kios mulai ditutup, saat kuli-kuli sembako mulai bersiap pulang, dan bos-bos di pasar menata kertas-kertas berangka dan menghitungnya. Kios kopi pasar…

Marie Antoinette dan Wajah Baru Perancis

Penulis: Rena Asyari Selalu ada luka di atas peristiwa besar, terlebih peristiwa itu mengguncang dunia dan menjadi salah satu pencetus perubahan. Tak pernah terbayangkan di benak anak perempuan berumur 14 tahun itu, bahwa 20 tahun kemudian dia akan menghadapi tatapan muak dan sumpah serapah dari penduduk kota Paris. Tak pernah terbayangkan juga dirinya akan menjalani…

Cerita Orang Asing di Bumi Priangan, sampai Gamelan Sari Oneng yang Mendunia

Penulis :Dyah Murwaningrum Sebuah buku dengan fisik ringan, 179 halaman diterbitkan kompas 2014. Cover yang dominan diwarnai hijau memang sarat gambaran alam bumi Priangan. Karpet hijau yang membentang berhektar-hektar dan barisan perempuan bersanggul ringan sedang membawa hasil kebun di kepalanya. Gunung yang membentang, menjadi latar jauh yang tampak jelas.

Belajar dari Sufisme Jawa, dan Tragedi di Tanah Jawa

Penulis: Rena Asyari   Makinuddin Samin, Kumpulan Cerpen Pemabuk, Fire Publisher, 2016, ISBN : 978-602-1655-20-7, Makinuddin Samin, Ahangkara,  Javanica, 2017, ISBN : 978-602-6799-13-5 Makinuddin Samin adalah salah satu dari sedikit penulis yang mengambil tema ‘sufi’ dalam karyanya. Meskipun dalam sebuah diskusi[1] beliau menyatakan tidak pernah bermaksud untuk menjadikan tulisan bertema sufi. Beliau hanya bercerita tentang keadaan di sekitarnya, kejadian sehari-hari, kebiasaan…

“Warisi Apinya Bukan Abunya”, Kartini Bukan Sekedar Kebaya dan Sanggul, Kartini Adalah Pemikiran dan Keberanian

Penulis: Dikdik Pebriansyah < p style=”text-align:justify;”>21 April hampir selalu membuat kita sibuk dengan berbagai kegiatan untuk memperingati hari lahir R.A Kartini, atau yang sering disebut dengan Kartinian. Kartinian disemarakkan oleh anak-anak TK atau Sekolah Dasar yang berbusana adat nusantara, pelajar tingkat menengah yang tidak kalah menarik dengan kemeriahaanya. Kalangan dewasa biasanya ikut serta dalam perayaan…

11 Karya Penulis Laki-Laki yang Wajib di Baca

Penulis : Rena Asyari Minggu lalu dalam rangka hari perempuan internasional, saya menulis tentang penulis perempuan dan buah Pikirnya dengan harapan karya-karya sastra penulis perempuan Indonesia semakin diminati di tengah gemparan novel-novel pop, buku motivasi dan buku religi yang laku keras. Rasanya tak adil jika saya hanya menulis tentang karya sastra dari penulis perempuan. Saya…

Entrok : sebuah kisah pencarian

Oleh : Rena Asyari Novel pertama Okky Madasari ini terbit tahun 2010. Kala itu di tengah derasnya novel-novel pop, Entrok menjadi salah satu yang berbeda. Latar belakang cerita, karakter tokoh dan tentu ceritanya itu sendiri yang membuat Entrok menjadi lekat dalam ingatan.