Classic Readings in Cultural Anthropology – Gary Ferraro

Resensi Buku Oleh : Devi Damayanti   Buku Gary Ferraro, Classic Readings in Cultural Anthropology, (Belmont: Thomson Wadsworth, 2004) ini sebagaimana judulnya merupakan bunga rampai tulisan-tulisan klasik tentang karya antropologi. Tujuan Ferraro menyusun bunga rampai ini adalah memberikan contoh berbagai kategori yang biasanya disebut dalam pengantar antropologi budaya. Dari 15 tulisan yang ada, saya tertarik…

Jejak Buku di Bandung

Menyusuri Bandung melalui Buku Bandung adalah kota literasi (buku). Jelas perjalanannya jika kita menengok catatan jauh sebelum kemerdekaan. Toko buku, penerbitan, percetakan, pameran, komunitas, pertemuan Ajip Rosidi dan Pram, dan juga Pram dengan Maemunah dibahas dalam obrolan kami berikut ini dengan Deni Rahman. Seorang pencatat perjalanan literasi di Bandung (2000-2010) Lebih lengkapnya, suk simak obrolan…

Dunia Cecilia – Jostein Gaarder

Nyenyak tidurmu? Cecilia mengangkat badannya dan melihat ke sekeliling, kemudian ia terpaku satu sosok duduk di pinggiran jendela. Siapakah ia gerangan? Cecilia seorang anak yang bertemu malaikat Ariel. Mereka saling menceritakan rahasia langit dan bumi. Yuks simak kisah lengkapnya di podcast seratpena.  

Buat Apa Bertahan Hidup? “Dari Film Survival Family Sampai Captain Fantastic”

Oleh : Venny Tania Wabah corona merayap, seluruh dunia melakukan pembatasan gerak. Kita terkejut, panik, dan beradaptasi mengubah rutinitas. Ternyata, hidup tetap berjalan meski tak harus pergi ke kantor, ke sekolah, kampus, dan bertemu dengan orang lain. Segera terasa bahwa kebutuhan makanan sehari-hari kita selama ini sangat bergantung pada sistem distribusi serta lingkaran produksi dalam…

Masih Ada Gelap Diantara Nyala Terang Kartini

Oleh : Rena Asyari   Hampir saja buku berjudul Door Duisternis Tot Licht terjatuh dari tangannya. Turbulensi pesawat membuat Sinta berkali-kali menegakkan duduknya, ia harus sabar setidaknya lima jam lagi untuk mendarat di Bandara Amsterdam. Sinta kembali mengingat rentetan peristiwa yang menguras emosi. Ia tak pernah menduga ibunya menjadi salah satu dari sekian banyak TKW ilegal yang…

Pesan dari puncak tertinggi di Pulau Timor (Wabah dan Manusia)

Oleh : Devi Damayanti   Pulau Timor. Pulau berbentuk buaya ini, kini menjadi wilayah bagi dua negara. Cendana (sandalwood) dari Timor sudah dikenal sejak era perdagangan antar pulau di Nusantara dan sudah sejak dahulu menjadi bahan utama minyak, dupa, dan wewangian lainna. Nama Timor cukup familiar bagi kita karena Timor Timur pernah menjadi bagian dari…

Hidup Nomaden

Munculnya ide perbincangan ringan ini karena ada teman kami yang kebetulan sudah terlalu sering berpindah kota, negara bahkan benua. Dia adalah Raisa Kamila. Ia lahir di Aceh, tinggal di Amerika, kemudian kembali ke Aceh hingga peristiwa tsunami. Dan selanjutnya ia betpindah negara dan kota untuk tujuan belajar. Jujur, kami penasaran tentang bagaimana ia harus beradaptasi…

Menanggalkan Ilusi di Layar Indonesia 2030

Oleh : Venny Tania Perempuan cantik dan lelaki ganteng bermesraan di layar kaca terasa lebih menghibur dan memuaskan mata. Jujur deh, siapa yang mau menonton film yang pemerannya tak menarik, ceritanya bikin pusing (hidupmu kurang pusing?), dan alih-alih khayalan melayang tinggi, malah tertular kesedihan atau penyesalan? Film sebagai media kebudayaan dan peradaban hasil perkawinan seni…

Aminakine Papua (bagian 2)

oleh : Devi Damayanti Setelah tulisan sebelumnya mengulas sedikit tentang kondisi geografis pulau Papua, maka pada tulisan bagian kedua Aminakine Papua (Papua cantik dalam bahasa Awee) saya akan menuturkan beberapa hal menarik tentang pengalaman hidup di tengah masyarakat Awee dan Iwaro. Berikut adalah tujuh hal menarik yang dapat saya ceritakan : Tidak ada koteka di…

Aminakine Papua (bagian 1)

oleh : Devi Damayanti Apa yang pertama kali muncul dipikiran kita bila mendengar kata Papua? Saya yakin banyak yang akan menjawab “koteka!” Bila itu jawabannya, maka saya mengajak kita untuk mengenal Papua sebelah barat lebih dekat. Sebagai Pendamping Masyarakat yang pernah tinggal sebuah kampung di Sorong Selatan yang jauh dari ibukota kabupaten selama satu tahun…

Pohon Buku di Bandung – Deni Rahman

Oleh : Rena Asyari   “Buku ini dipersembahkan untuk siapapun yang mencintai buku” kalimat di kata pengantar ini tak berlebihan. Pohon Buku di Bandung karya Deni Rahman memang berhasil mendokumentasikan jejak literasi di Bandung dalam kurun waktu 2000-2009 dengan apik. Buku setebal 120 halaman ini, memotret dengan detail setiap peristiwa literasi yang terjadi. Tak dapat…

Kemiskinan, Bakat dan Kerja Keras Pada Film Yeh Ballet

Oleh : Dyah Murwaningrum Kesan yang melekat antara penonton film yang satu dan lainnya tentu memiliki penekanan yang berbeda. “Yeh Ballet” bagi saya adalah film yang sedang menyampaikan dua hal. Pertama, bekerja keras sampai kekhawatiran dan pesimismu akan hidup ini runtuh. Yang ke dua bahwa kejadian adalah hasil adu kehendak, maka manusia perlu menyadari kapan…