Citraresmi Dyah Pitaloka, Sebuah Nama Penggetar Sukma: Cerita dari Panggung Pertunjukan

Penulis: Dika Dzikriawan Excited, begitulah perasaan saya ketika melihat sebuah digital flyer Teater Tari Citraresmi persembahan Titimangsa Foundation, Bakti Budaya Djarum Foundation dan Mainteater. Citraresmi Dyah Pitaloka seorang putri Maha Raja Sunda yang termashur akan paras cantiknya. Peristiwa kelam yang terjadi dalam perang Bubat, merupakan suatu kisah yang tak lekang oleh waktu. Disamping itu, keterlibatan…

MENGENANG SANG PENEBAR VIRUS SETAN

Oleh : Dikdik ‘Venol’ Pebriansyah*   Pada hari Rabu tanggal 29 Februari 2017, Bandung menjadi kota yang ke delapan dalam rangka memperingati dua tahun kepergian Slamet Abdul Sjukur (24 Maret 2015-24 Maret 2017). Acara peringatan tersebut digelar juga di beberapa kota seperti Jakarta, Jogja, Surabaya, Padang, Bogor, dan Papua. Khususnya di Bandung, acara mengenang dua…

Mengapa Kami Merangkul Anak-anak Melalui Seratpena Anak?

Oleh: DyMurwaningrum Seratpena adalah media kebahagiaan kami sebagai pendiri perpus seratpena, selain itu seratpena juga ingin mengajak penggiat baca untuk berbagi pengetahuan dan pemikiran. Mengapa kami juga memberi ruang pada anak-anak dalam seratpena? bahkan seratpena anak sudah mendapat ruang khusus dan rutin. secara rutin dan berkesinambungan kami mengadakan kegiatan untuk anak-anak secara berkeliling dengan cara…

TIGA MENGUAK FILM

oleh :  Takhsinul Khuluq  (Pegiat di Lembaga Pendidikan Seni Nusantara, Bogor)   Trisula dalam Sejarah Film Nasional   “Kepada mereka yang telah memberikan sebesar-besar pengorbanan nyawa mereka, supaya kita yang hidup pada saat ini dapat menikmati segala kelezatan buah kemerdekaan. Kepada mereka yang tidak menuntut apapun buat diri mereka sendiri.” Kutipan di atas adalah kalimat…

Di Bawah Lambaian Petai

  Upacara Seren Taun Kampung Sindangbarang, Kabupaten Bogor Oleh : Takhsinul Khuluq (Pembaca, penikmat Film dan Musik) bisa dihubungi di email: takhsin@yahoo.co.id dan Twitter: @xin_liong Minggu pagi itu, udara sejuk dan sinar mentari yang hangat menghampar di Kampung Sindangbarang, Bogor. Suasana ramai terlihat di setiap sudut kampung. Para gadis kecil dengan dandanan molek tampak bercanda-ceria dengan senyum yang…

Loka Rote, Oase dan Au Sue Lote

  oleh : Dyah Nurhayati (AYA). Dosen seni rupa ISBI Bandung, volunteer pada berbagai komunitas (komunitas Bisa dan Kelas Inspirasi). Penulis bisa dihubungi di email: dyahayanurhayati@gmail.com atau https://www.facebook.com/de.aya   Mengapa Rote menjadi menarik…. Cerita ini berawal dari rasa penasaran yang amat dalam. Rote… What a cool? What a cool destination?  Rote… What’s a beauty? Melalui Festival…

BERKUNJUNG KE MUSEUM BENTENG HERITAGE, TANGERANG

  Oleh : Takhsinul Khuluq (Pembaca, penikmat Film dan Musik) bisa dihubungi di email: takhsin@yahoo.co.id dan Twitter: @xin_liong   Tahukah Anda tentang kebudayaan sehari-hari masyarakat Tionghoa di masa lampau, termasuk bangunan atau rumah kuno masyarakat Tionghoa beserta pernak-perniknya? Tahukah Anda tentang sejarah Benteng Makassar yang ada di Tangerang? Mengapa dinamai demikian padahal berada di Tangerang? Tahukah Anda tentang…

INDONESIA DAN SPORTIFITAS

INDONESIA DAN SPORTIFITAS Oleh: Dy Murwaningrum Telah dipublikasikan sebelumnya di sini Indonesia. Masih pengalaman di sebuah negeri itu saja yang saya pernah tahu. Saya belum pernah menjalani hari-hari panjang dan berbagai pengalaman di negeri yang lain. Pengalaman terkadang membawa rasa geram, rasa cemas, rasa tidak puas, rasa iba dan bahkan rasa bahagia. Berpindah dari kota…

Putri Terbaik Negeri

Oleh: Rena Asyari Tulisan ini pernah dimuat di blog Jurnal Perempuan Setiap ibu akan melahirkan anak terbaiknya. Aung San Suu Kyi lahir dari perut ibu pertiwi Burma 19 Juni 1945. Dua tahun setelah kelahirannya, Ayahnya, Aung San pejuang kemerdekaan meninggal di bunuh oleh rival politiknya. Suu kecil tak paham tentang kondisi, yang dia tahu bahwa sang…

Perempuan Sunda

Oleh: Rena Asyari Tulisan ini pernah dimuat di blog Jurnal Perempuan Menjadi perempuan yang lahir di tanah Sunda tentulah mempunyai tantangan tersendiri. Sunda yang religius dan sebagian besar penduduknya muslim menyebabkan tata cara hidup di Sunda berdasarkan agama mayoritas yaitu Islam. Perempuan di Sunda adalah makhluk mayoritas. Jika kita membaca ulang sejarah, perempuan Sunda mendapat tempat yang…

Ketika Kuantitas Mendefinisikan Kenormalan

Oleh: Rena Asyari Tulisan ini pernah dimuat di blog Jurnal Perempuan Saya menulis karena saya sudah terlalu gerah dengan suara-suara yang lantang meneriakkan kenormalan di masyarakat kita. Normal menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah keadaan yang tidak menyimpang, menurut aturan atau pola yang umum. Sedangkan abnormal artinya tidak sesuai dengan keadaan yang biasa/umum. Mengacu pada…