Lacak Jejak Suara Perempuan dalam Sastra – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 6)

Oleh Rena Asyari ….. Jacky”, Martilah njusup kana harigu Jack. “Jacky… […] ulah sieun njeseup kembang nu ragrag kana lahunan! […] Lungas-lengis Martilah njarita teh, panon hurung ku birahi nu teu kalaksanakeun kahajang..[…] “Jacky, kasukaan nu kudu diwudjudken ku urang teh! Keun kuring anu siga seuneu ngentab2 ngarerab djasmani andjeun! Urang suka! Urang Bungah! Hirup…

Membaca Kritis Bersama Zen RS – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 4)

Oleh Rena Asyari Kipas angin yang menggantung di langit-langit kafe Abraham and Smith tak berhenti berputar sejak pukul 12.00 pada Jumat 6 September. Kafe tersebut sesak oleh pembaca. Denting gelas dan aroma kopi yang meruap memenuhi ruangan kafe menjadi semacam pengikat, orang-orang enggan berpindah. Puluhan orang yang menghadiri diskusi sebelumnya masih berkerumun, beberapa ambil bagian…

Belajar Menginderai Suara Sendiri – Catatan dari Bandung Readers Festival (Bagian 1)

Oleh Venny Tania Di antara begitu banyak suara, kapan terakhir kali kita mendengarkan dengan seksama? Bukan sembarang bunyi atau kebisingan, melainkan suara asli kita sendiri. Berbekal rasa penasaran, saya memutuskan bergabung dengan pelatihan menulis bertema “Quote no More: Temukan dan Tuliskan Sendiri Suaramu”, bagian dari rangkaian acara Bandung Readers Festival, pada Rabu 4 September 2018….