Kata “Tidak” dan Sikap Penolakan (Review Film Pink 2016)

Oleh : Dyah Murwaningrum   “Tidak, berarti tidak. Sekalipun itu diucapkan oleh teman perempuanmu, pacarmu, pekerja seksual atau istrimu sendiri. Tidak, berarti Tidak.” – Deepak Sehgal –   Beban tata krama kesopanan yang harus ditanggung oleh laki-laki dan perempuan di beberapa negara, termasuk di India masih belum setara. Misalnya saja beban bagi perempuan untuk menjaga…

Masih Ada Gelap Diantara Nyala Terang Kartini

Oleh : Rena Asyari   Hampir saja buku berjudul Door Duisternis Tot Licht terjatuh dari tangannya. Turbulensi pesawat membuat Sinta berkali-kali menegakkan duduknya, ia harus sabar setidaknya lima jam lagi untuk mendarat di Bandara Amsterdam. Sinta kembali mengingat rentetan peristiwa yang menguras emosi. Ia tak pernah menduga ibunya menjadi salah satu dari sekian banyak TKW ilegal yang…

Para Raja dan Revolusi, Karya Linda Christanty: dalam Sebuah Resensi

 Penulis: Devi Damayanti Riwayat kerajaan-kerajaan lokal yang berkorban banyak dalam proses pembentukan negara merdeka Indonesia, namun ternyata mengalami proses perampasan tanah mereka oleh negara atas nama Land Reform hingga mereka kehilangan bukan hanya kedaulatan tetapi juga kepemilikan ini terjadi di banyak tempat seperti Cirebon, Bali, dan Bone Para Raja dan Revolusi – Esai-Esai tentang Dewi…

Lacak Jejak Suara Perempuan dalam Sastra – Catatan Dari Bandung Readers Festival (Bagian 6)

Oleh Rena Asyari ….. Jacky”, Martilah njusup kana harigu Jack. “Jacky… […] ulah sieun njeseup kembang nu ragrag kana lahunan! […] Lungas-lengis Martilah njarita teh, panon hurung ku birahi nu teu kalaksanakeun kahajang..[…] “Jacky, kasukaan nu kudu diwudjudken ku urang teh! Keun kuring anu siga seuneu ngentab2 ngarerab djasmani andjeun! Urang suka! Urang Bungah! Hirup…